Mengapa Jakarta Perlu Investasi Lebih Untuk Transportasi Umum

Macet barangkali adalah permasalahan nomor satu yang dialami Jakarta. Kota dengan penduduk 30 juta jiwa ini terkenal dengan peliknya masalah jalanan yang dialami oleh penghuninya. Setiap pagi, jutaan manusia harus pulang dan pergi dari rumah ke tempat kerjanya yang terkadang berjarak hingga puluhan kilometer. Pembangunan transportasi umum secara besar-besaran adalah salah satu langkah yang harus Jakarta lakukan demi menghadapi kian parahnya situasi jalan. Namun sebenarnya, pembangunan transportasi umum yang baik tidak hanya membuat jalanan mejadi lebih manusiawi. Ia juga mempunyai beberapa dampak lain baik secara langsung maupun tidak. Berikut adalah beberapa kelebihan jika Jakarta menginvestasikan lebih untuk transportasi umum.

mrt-jakarta

Memotong waktu perjalanan – jika waktu perjalanan dapat dipotong, maka kerugian yang dialami baik oleh individu maupun sebuah organisasi dapat dikurangi. Sebuah transportasi umum yang handal dan terpadu, serta profesional dan tepat waktu dapat membuat semua aktivitas dapat diprediksi. Kota-kota yang sudah menerapkan sistem transportasi umum secara handal seperti Singapura, Tokyo, Hongkong, New York, Berlin dan lain sebagainya mampu memindahkan budaya menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum tanpa merugikan sisi penggunanya. Kuncinya, waktu harus benar-benar dihargai. Transportasi umum haruslah efisien dan tepat waktu, sehingga orang mampu memprediksi kapan ia tiba di tepat tujuan dan merencanakan untuk mengatur jadwalnya selama sehari.

Continue reading →

Mengapa Hitler Percaya Diri Menyerang Soviet?

Jika menilik kegagalan operasi Barbarossa, mungkin banyak yang bertanya mengapa Jerman begitu percaya diri menyerang Soviet. Negara itu oleh banyak buku sejarah dikatakan tidak terkalahkan. Napoleon pada tahun 1812 sudah membuktikannya, dan beberapa negara dunia sebelumnya. Banyak juga yang bilang, Russia adalah negeri yang mudah untuk ditembus, tapi untuk keluar darinya bakal susah sekali. Namun toh semua itu tidak menghentikan Hitler untuk melancarkan invasinya, mengapa demikian?

barbarossa-1941
Invasi Jerman Ke Soviet dengan Kode Operasi Barbarossa

Jika kita hidup pada tahun 1940 sampai awal tahun 1941, mungkin kita juga akan mempunyai pemikiran yang sama dengan Hitler. Bahwa militer Soviet sedang tidak pada kekuatan tertingginya dan serangan ke negeri itu akan membuatnya kolaps dalam hitungan minggu. Ada beberapa faktor yang mendukung asumsi tersebut. Pertama, Soviet sedang mengadakan perombakan besar-besaran terhadap militernya. Perombakan ini menyapu habis beberapa petinggi militernya yang dianggap tidak loyal atau mempunyai kaitan dengan rezim Tsar sebelumnya. Menurut beberapa analisa, perombakan ini lebih kepada paranoia Stalin daripada kepentingan Soviet atau setidaknya partai komunis. Stalin ingin menancapkan kekuasaannya lebih dalam di negeri itu dan ia dengan tidak segan-segan akan melenyapkan orang yang ia curigai akan mampu menggoyahkan kursi kekuasaannya.

Continue reading →

Perubahan Iklim Mempengaruhi Peradaban Manusia di Masa Lalu?

Kemunduran kerajaan atau kekaisaran masa lalu seringkali dikaitkan dengan ketidakcakapan pemimpinnya atau serangan lawan. Namun, ada penelitian yang mencoba mencari hubungan antara perubahan iklim dengan berbagai peristiwa dalam sejarah. Ternyata ada beberapa peristiwa besar bertepatan dengan perubahan cuaca dan iklim.

perang-dan-perubahan-iklim

Sebuah studi meneliti perubahan suhu dan curah hujan di Eropa selama beberapa tahun. Studi itu menghasilkan gambaran rinci tentang hubungan iklim dengan masyarakat. Ahli paleoklimatologi dari Swiss Federal Institute di Zurich, Ulf Büntgen, dan rekan-rekannya berkolaborasi dengan para arkeolog untuk membuat pusat data yang terdiri dari 9.000-an potongan kayu dari 2.500 tahun lalu. Sampel ini berasal dari pohon hidup, sisa-sisa bangunan, dan artefak kayu lainnya. Semua sampel berasal dari Prancis dan Jerman.

Dengan mengukur luas cincin pertumbuhan tahunan kayu, para peneliti dapat menentukan suhu dan curah hujan tiap tahun.Untuk mendapatkan suhu tahunan, para peneliti mengukur lingkaran-lingkaran dalam kayu dari pohon konifer yang tumbuh lebih cepat saat musim panas dan lebih lambat saat dingin datang. Untuk memperoleh tingkat curah hujan, para peneliti melihat lebar lingkaran di pohon oak yang tumbuh lebih cepat saat curah hujan tinggi. Mereka juga menggunakan metode lain untuk memastikantahun-tahun yang diwakili lingkaran-lingkaran itu.

Continue reading →

Jika Jepang Ikut Menyerang Soviet di Perang Dunia 2

Setelah Jepang menyerang Pearl Harbor dan mendeklarasikan perang terhadap Amerika Serikat, negara matahari terbit itu secara resmi tergabung ke dalam Axis. Jerman mendeklarasikan perang ke Amerika Serikat pada 11 Desember 1941. Dan secara otomatis seharusnya Jepang juga mendeklarasikan perang terhadap Soviet. Namun itu tidak pernah terjadi, Jepang lebih fokus melanjutkan perangnya dengan China dan melakukan ekspansi ke selatan.

jepang-1942
Wilayah Jepang Tahun 1942

Burma, Malaya, Indonesia, dan Filipina jatuh dalam hitungan minggu. Ini adalah Blitzkrieg versi Jepang dengan menggunakan gabungan kekuatan laut, udara, dan darat mereka. Awal dari invasi Jepang ke selatan memang mencengangkan, namun semua itu tidak bertahan lama. Setelah pertempuran Midway pada 3 – 7 Juni 1942, pergerakan Jepang seolah berhenti. Angkatan laut mereka kehilangan 4 kapal induknya, jumlah yang sangat besar bagi negara seperti Jepang. Mereka butuh berbulan-bulan untuk mampu menutupi kerugian tersebut, belum lagi kebutuhan untuk training pasukannya.

jepang-invasi-soviet
Rencana penyerangan Jepang ke Soviet

Di sini muncul pertanyaan, mengapa Jepang menyerang Amerika Serikat di Pearl Harbor dan mendeklarasikan perang kepada negara itu? Padahal mungkin mereka dapat menyerang ke Asia Tenggara tanpa perlu menyerang USA. Ada lagi pertanyaan, mengapa mereka lebih memilih untuk menyerang ke selatan sebelum menghabisi Soviet bersama dengan Jerman? Padahal jika Soviet telah aman, maka Jepang dapat dengan leluasa mengarahkan serangannya ke manapun. Belum lagi bantuan yang mungkin datang dari Jerman.

Pada 11 Mei – 15 September 1939 terdapat pertempuran yang barangkali sering terlupakan oleh sejarah. Pertempuran ini sering disebut dengan Battle of Khalkhin-Gol  atau Nomonhan Incident. Perang ini perang abu-abu yang melibatkan Manchuria yang diduduki oleh Jepang melawan Mongolia yang dikontrol oleh Uni Soviet. Skala dari pertempuran ini pun tidak besar, hanya berkisar di daerah desa Nomonhan di perbatasan Mongolia dan China sekarang. Perang yang berlangsung tidak terlalu intens ini rupanya membekas di benak Jepang. Tentara ke 6 Jepang bisa dibilang kalah telak dibandingkan dengan kekuatan Soviet yang dipimpin Jendral Zhukov, sosok yang nantinya mengepung tentara ke 6 (lucunya tentara yang dikalahkan Zhukov mempunyai nomor sama) dari Jerman.

Continue reading →

Perang Dunia 2 Menyebabkan Global Warming?

Judul yang saya tulis diatas mungkin sedikit konyol dan barangkali salah kaprah. Tapi well ya, ini adalah blog, dan asalkan tulisan saya tidak menyinggung atau melukai banyak orang, barangkali tetap sah-sah saja dituliskan. Global Warming seperti yang sudah kita ketahui bersama adalah ancaman yang nyata. Ia bukan sebuah teori atau ancaman yang baru datang beberapa puluh tahun lagi. Global Warming sedang terjadi sekarang ini dan jika kita tidak mencegahnya maka dunia yang kita cintai ini akan hancur.

nasa-global-warming-data

Lalu apa hubungannya Global Warming dengan Perang Dunia 2? Perang Dunia 2 boleh dibilang adalah perang industri. Pada posting saya sebelumnya, saya membahas bahwa perang tersebut tidak semata-mata dimenangkan di garis depan. Perang tersebut membutuhkan banyak sekali resource dan kemampuan industri untuk menghasilkan senjata yang dibutuhkan di garis depan. Memang pada Perang Dunia 1, kita sudah melihat awal dari perang modern. Namun Perang Dunia 2 levelnya jauh lebih besar dan luas dibandingkan dengan perang-perang sebelumnya.

Continue reading →