Review Game: Hearts of Iron IV

Hearts of Iron boleh dibilang merupakan seri Game Simulasi Perang Dunia ke 2 yang paling kompleks dan paling realistis. Game ini tidak mengedepankan action seperti kebanyakan game bertema perang dunia lainnya. Game ini lebih mengedepankan penyusunan strategi dan analisa situasi. Mirip dengan permainan catur sebenarnya, namun dengan aspek yang lebih luas dan lebih nyata.

hearts-of-iron-iv-logo

Hearts of Iron IV pada dasarnya mempunyai gameplay yang mirip dengan pendahulunya. Pemain diharuskan untuk memilih salah satu negara yang berkancah dalam Perang Dunia 2. Setelah itu pemain diharuskan untuk membangun militer, diplomasi, perdagangan, riset, dan peperangan. Entah itu sesuai dengan jalannya sejarah, atau membuat sesuatu yang jauh dari skenario masa lalu.

Hal pertama yang begitu membedakan antara Hearts of Iron IV dengan pendahulunya adalah masalah production. Jika pada generasi sebelumnya, produksi militer didasarkan pada IC (Industrial Capacity). Maka pada HOI IV, produksi militer dibagi menjadi dua, military factory dan dockyard. Saya sendiri pernah membayangkan jika paradox membuat pembagian antara industri militer biasa dengan perkapalan, karena memang kedua industri itu jauh latar belakangnya. Dan ternyata dalam Hearts of Iron IV, paradox benar-benar melakukannya, awesome!

Mengapa pembagian ini saya anggap penting, karena negara dengan kekuatan industri besar, belum tentu mampu memproduksi perkapalan dengan baik. Contohnya adalah Jerman dimana mereka hanya mampu memproduksi dua kapal perang besar (Battleship) selama perang dan lebih fokus memproduksi kapal selam. Sebaliknya, ada negara dengan industri militer yang tidak terlalu hebat, namun mampu memproduksi perkapalan yang lumayan mumpuni. Contohnya adalah Jepang, yang memang secara fokus lebih mengutamakan produksi untuk angkatan lautnya.

Desain Divisi Dalam Hearts of Iron IV
Desain Divisi Dalam Hearts of Iron IV

Aspek yang saya rasa merupakan pengembangan besar pada Hearts of Iron IV adalah bagian produksi militer. Jika dahulu, kita tidak dapat menentukan formasi dari sebuah divisi. Player hanya dapat memilih untuk memproduksi divisi jenis apa (misal infantri, lapis baja, atau marinir), kemudian assign brigade support tertentu. Sekarang, pada Hearts of Iron IV pemain dapat menyusun formasi sebuah divisi dari level Batalion. Bisa saja pemain mengikuti pakem yang sudah ditentukan, misal satu divisi infantri terdiri dari 9 batalion infantri plus dua batalion pendukung. Atau bisa saja pemain keluar dari pakem, misal divisi lapis baja dipadukan dengan batalion infantri plus kavaleri. Tidak ada halangan bagi pemain untuk bereksplorasi dengan pilihan susunan divisinya. Hanya saja, tiap susunan divisi mempunyai plus dan minusnya tersendiri. Misal, jika divisi tank di dalamnya terdapat batalion infantri, maka tentu saja speed dari divisi tersebut tidak terlalu tinggi.

hearts-of-iron-iv-production
Panel Produksi Negara Jepang

Untuk memproduksi tentara, baik angkatan darat maupun udara, pemain membutuhkan produksi senjata terlebih dahulu. Ini konsep yang sedikit berbeda dengan Hearts of Iron versi sebelumnya. Jika dahulu IC (Industrial Capacity) mengindikasikan seberapa banyak divisi yang mampu sebuah negara produksi, sekarang industri hanya menentukan seberapa besar peralatan yang mampu negara itu buat. Industri militer direpresentasikan oleh military factory disini. Memang, aspek ini tentu  secara tidak langsung berpengaruh terhadap seberapa besar sebuah negara mampu menghasilkan militer. Akan tetapi pelatihan militer, dan senjata yang dibangun untuk menjadi basis dari militer itu dibuat secara terpisah. Ini nampak lebih nyata dari Hearts of Iron sebelumnya. Hanya saja, konsep pemisahan pelatihan dan pembangunan peralatan militer ini baru dipisah di Angkatan Darat saja. Di angkatan laut, jika sebuah kapal telah selesai dibangun dari dockyard, maka ia otomatis sudah dapat digunakan secara militer untuk menyerang musuh. Di angkatan udara juga seperti itu, jika sebuah armada udara dibangun di salah satu airport, maka secara otomatis ia sudah berfungsi secara militer. Mungkin para pemain bisa mengganggap jika pelatihan militer dilakukan sebelum unit-unit tersebut di deploy. Dan semua itu dlakukan di balik layar.

hearts-of-iron-iv-trade
Panel Trade di dalam Hearts of Iron IV

Bicara tentang produksi peralatan militer, anda mungkin melihat ada tiga hal yang harus dipenuhi di bagian kanan panel. Bagian itu mengindikasikan tentang seberapa banyak resource yang kita dapat alokasikan pada sebuah lini produksi. Misalnya saja, untuk membangun senjata infantri, maka dibutuhkan sekian buah satuan steel. Tidak dijelaskan lebih lanjut, satu satuan steel di sini sama dengan berapa ton atau berapa liter jika itu adalah minyak. Jika negara tidak mampu memenuhi kebutuhan untuk produksi senjatanya, maka ia punya dua opsi. Pertama, membiarkannya seperti itu. Lini produksi tidak akan berhenti jika bahan dasar produksinya kurang. Ia hanya akan memproduksi barang secara jauh lebih lambat. Atau pemain dapat memilih opsi yang kedua, yaitu berdagang dengan negara lain. Perdagangan di dalam Hearts of Iron cukup simpel. Masuk ke dalam panel trade, dan pemain akan menemukan jenis-jenis sumber daya yang mampu diperdagangkan di sana. Setidaknya terdapat 6 buah sumber daya dari mulai minyak hingga ke chronium. Tinggal pilih negara mana yang mempunyai surplus terhadap barang-barang yang dibutuhkan itu, kemudian mulailah trading. Barang yang diperdagangkan akan ditukar dengan kapasitas civilian factory. Mengapa demikian? Entahlah, mungkin maksudnya sumber daya itu ditukarkan dengan barang-barang hasil pabrik seperti susu, pemanggang, atau apalah.

Kembali lagi ke masalah produksi militer, surplus dari sumber daya alam yang dihasilkan sebuah negara tidak bisa disimpan di dalam game ini. Entahlah, kemana sumber daya itu pergi. Pada seri sebelumnya, surplus sumber daya akan dapat digunakan pada masa perang dan embargo. Ini tentu saja sangat berguna terutama bagi negara-negara Axis yang amat minim dengan sumber daya alam. Minyak juga tidak digunakan untuk operasional divisi bermotor dan panzer. Ia hanya digunakan untuk pertama kali pembuatan divisi tersebut. Entah apa maksudnya paradox membuat skenario semacam ini.

Civilian Factory Berfungsi Untuk Membangun Factor Lain dan Juga Infrastruktur
Civilian Factory Berfungsi Untuk Membangun Factor Lain dan Juga Infrastruktur

Selain produksi militer, Hearts of Iron IV juga menyediakan satu industri lagi yaitu civilian factory seperti yang sudah saya sebutkan diatas. Apa bedanya dengan military factory? Civilian factory berfungsi untuk memproduksi barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu pembangunan bandara, infrastruktur, pertahanan, bahkan militery factory dan civilian itu sendiri dibangun oleh Civilian Factory. Sedangkan military factory seperti sudah saya jelaskan juga diatas, fungsinya adalah membangun basis peralatan militer yang dibutuhkan sebuah negara.

hearts-of-iron-iv-nation
Political Panel Pada Negara Jepang

Hearts of Iron IV mempunyai kelemahan dalam masalah management internal negara. Di dalam hearts of Iron 3, beberapa aspek terkait masalah internal dapat ditangani dalam fungsi Spy. Misalnya, player dapat meningkatkan elektabilitas partai penguasa di dalam negara, terutama jika negara yang dimainkan adalah negara dengan tipe fasis atau otoriter. Player juga dapat menaikan national unity, national unity ini berguna untuk menjaga negara dari perpecahan dan dapat turun jika kota-kota di sebuah negara terkena strategic bombing secara terus-menerus atau convoy kapal terus-menerus dihajar. Pemain dapat mengubah situasi politik dalam negeri negara lain dengan diplomasinya, namun ia tidak mampu merubah situasi politik di dalam negerinya tanpa menggunakan perubahan pada proses “National Focus”. Apa itu National Focus, ia seperti GBHN jika di Indonesia, berguna untuk menentukan arah kebijakan dan pembangunan sebuah negara. Kita ambil contoh saja Jerman, jika pemain memilih Anschluss, maka pemain akan dapat menganeksasi Austria secara instan tanpa perlu pertumpahan darah. Biasanya, ada beberapa pilihan di dalam National Focus, pemain harus cukup berhati-hati dalam memilihnya. Terutama jika pilihan tersebut tidak sesuai dengan sejarah.

hearts-of-iron-iv-invasion

Untuk aksi militer sendiri, Hearts of Iron mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, game ini lebih meminimalisir campur tangan pemain dalam menentukan detail sebuah operasi militer. Pemain cukup menyatukan beberapa divisi menjadi sebuah Army, menentukan tugas army tersebut, dan membuat army tersebut menjalankan rencana yang sudah dibuat. Ini jauh lebih mudah daripada Hearts of Iron III dimana pemain harus menentukan level tentara dari mulai Corps, Army, Army Corps, dan bahkan Theater. Namun simplisitas tersebut bukan tanpa korban. Hearts of Iron IV seolah mengabaikan kinerja level diatas divisi dan dibawah Army. Tidak ada Jendral yang di-assign di masing-masing divisi, dan hanya jenderal-jenderal tertentu saja yang muncul pada sebuah negara. Ini tentu mengecewakan bagi para pemain lama Hearts of Iron, dimana kita cukup menikmati memilah dan memilih Jenderal untuk tugas mengkomandoi tentara-tentara tertentu.

Secara keseluruhan, Hearts of Iron IV mempunyai cukup keunggulan dibandingkan dengan pendahulunya. Ia lebih praktis, lebih realistis, dan lebih mempunyai gameplay yang menarik. Namun ada juga kekurangan seperti dalam pengelolaan sumber daya dan internal affair sebuah negara. By the way, game ini masih tetap adalah game yang menarik untuk dimainkan, terutama bagi para pecinta sejarah Perang Dunia Ke 2.

2 Comments

Leave a Reply