Mengapa Sosialisme Ditakdirkan Untuk Gagal?

Sosialisme begitu diidamkan beberapa dekade lalu, ia seolah menjadi ideologi alternatif yang mampu menguasai dunia. Puluhan negara mengadopsinya dan mendewakannya, menjadikannya sebagai sebuah mitos dan juga kepercayaan. Namun hanya dalam waktu yang relatif singkat, sosialisme tumbang layaknya bidak-bidak domino. Satu persatu negara yang mengadopsinya kolaps, dan negara-negara yang masih bertahan terpaksa untuk memodifikasinya. Sekarang kita melihat China, Korea Utara, dan Kuba dalam ideologi yang unik. Mencoba mempertahankan slogan sosialisme-nya namun berbalut dengan kapitalisme, atau totalitarian.

Sosialisme

Karl Marx mencita-citakan sebuah dunia tanpa kelas, dimana semua orang mempunyai kesempatan dan hak hidup yang sama. Sebuah cita-cita yang sebenarnya tidaklah buruk. Namun di sisi lain, disinilah letak kesalahan, atau setidaknya kesukaran dari ideologi ini. Sosialisme menginginkan sebuah dunia Utopis, dimana harta seolah tak lagi punya suara. Dimana orang tidak perlu untuk bersusah payah mendapatkan kehormatan, dimana hidup yang nyaman adalah milik semua orang. Berita baiknya adalah, semua orang menginginkan hal ini, namun berita buruknya, dunia tidak bekerja dengan cara seperti itu.

Continue reading →