Sekilas Tentang Pertempuran Dunkirk

Pertempuran Dunkirk (26 Mei – 6 Juni 1940) barangkali menjadi salah satu pertempuran paling unik sepanjang Perang Dunia 2. Sekitar 400,000 pasukan sekutu yang sudah terkepung dan terdesak di kota Dunkirk, dibiarkan lolos oleh Hitler. Padahal di sekitar kota itu Army Group B yang dipimpin Jenderal legendaris Jerman, Von Rundstedt, sudah siap untuk menerjang. Di dalam Army Group B juga terdapat Panzergrouppe von Kleist yang dikomandoi Edwal von Kleist. Salah satu Panzergrouppe terbaik Jerman di kala itu.

Pertempuran Dunkirk – Pasukan Sekutu Berbaris Untuk Evakuasi dengan Kapal

Alasan mengapa Hitler membiarkan pasukan sekutu lolos dari kepungan Dunkirk masih menjadi misteri sampai sekarang. Setidaknya terdapat tiga kemungkinan yang sekarang mencuat ke permukaan. Pertama, Hitler disinyalir sangat berhati-hati terhadap etnis Flanders yang ada di sekitar Dunkirk. Etnis ini masih mempunyai kedekatan darah dengan Jerman dan ia kemungkinan tidak ingin menumpahkan darah mereka. Kemungkinan ini memang bisa saja terjadi, namun bukti memang tidak terlalu kuat. Lagipula, pemboman yang nantinya dilakukan oleh Luftwaffe menewaskan setidaknya 1,000 orang penduduk sekitar Dunkirk. Dan pemboman ini akan membawa kita kepada kemungkinan yang kedua.

Continue reading →

Waffen-SS vs Wehrmacht

Ketika membicarakan tentang NAZI, tentara, dan Perang Dunia 2, orang cenderung untuk menyamaratakan ketiga hal tersebut. Namun pada kenyataannya, simplicity tidak pernah terjadi di dalam sejarah manusia. Hal-hal kompleks selalu ada dan justru di sanalah sejarah itu menarik untuk dipelajari. Khusus untuk tentara, terdapat dua cabang besar angkatan bersenjata Jerman di waktu Perang, Wehrmacht dan Waffen-SS. Keduanya mempunyai peran dan tujuan masing-masing selama perang berlangsung.

Propaganda Jerman

Pertama, kita akan membahas tentang Wehrmacht, Wehrmacht adalah Angkatan Bersenjata Jerman dari Perang Dunia 1 usai hingga Perang Dunia 2. Orang cenderung salah mengartikan bahwa Wehrmacht adalah Angkatan Darat, padahal ia adalah tubuh utama angkatan bersenjata Jerman di kala itu yang dipimpin oleh OKW (Ober Komando Der Werhmacht).

Wehrmacht terdiri dari tiga bagian besar: Heer (Angkatan Darat), Luftwaffe (Angkatan Udara), dan Kriegsmarine (Angkatan Laut). Dari ketiga angkatan perang itu, Heer lah yang paling tua dan paling konservatif.

Heer dibentuk  secara resmi pada tahun 1935, namun sejarahnya dapat ditelusuri dari jaman Prussia dan Perang Napoleon. Budaya, cara kepemimpinan, dan pelatihan mereka nyaris tak berubah. Dan boleh dikata, Heer adalah cabang angkatan bersenjata yang paling tidak loyal terhadap Partai NAZI.

Continue reading →