Review (Buku) : Holy War – Perang Suci (Karen Armstrong)

Buku Holy War, atau yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai Perang Suci adalahsebuah buku kritik sejarah yang ditulis oleh Karen Armstrong. Beliau adalah seorang pemerhati sejarah terutama sejarah keagamaan. Buku ini menitik beratkan kepada sejarah Perang Salib yang tidak saja melibatkan Agama Islam dan Kristen, namun juga agama pendahulunya yaitu Yahudi. Di sana ia mencoba membuka fakta-fakta, bukan dari salah satu sudut pandang agama saja melainkan dari ketiga sudut pandang agama sekaligus. Berikutnya, ia mencoba untuk menelusuri akar permasalahan Perang Salib yang tersisa hingga hari ini.

Holy War

Perang Salib adalah sebuah babakan sejarah yang unik. Untuk pertama kalinya dalam sejarah umat manusia, perang tidak lagi dilandaskan pada ambisi kekuasaan dan hegemoni suatu bangsa tertentu. Perang ini melandaskan pada ajaran agama, yang dipegang teguh oleh masing-masing pihak. Perang yang berlandaskan agama, dalam kasus tertentu menjadi jauh lebih mematikan dari beberapa perang-perang jenis lain. Perang jenis seperti ini tidak lagi memperebutkan emas, budak maupun kedudukan. Perang ini memperebutkan tempat, satu tiket untuk masuk ke surga.

Menurut Keren Armstrong, Paus Urban II adalah sosok manusia yang ia nilai paling mempunyai tanggung jawab di dalam meletusnya Perang Salib. Ia yang menyatakan bahwa kaum Nasrani harus menempuh perjalanan ke Timur untuk membebaskan Kota Suci Yerussalem dari tangan penakluk Muslim. Mereka mengklaim bahwa tanah suci, tempat di mana Yesus disalib merupakan tanah keramat yang harus dilindungi dan dibebaskan dari kaum kafir.

Continue reading →

Apa Itu Blitzkrieg?

Blitzkrieg dikenal sebagai sebuah doktrin militer yang diadopsi oleh Jerman ketika Perang Dunia ke 2 berlangsung. Doktrin itu berfokus pada mobilitas pasukan yang ditunjang oleh infantri bermotor, tank, dan pesawat terbang sehingga dihasilkan sebuah perang yang dinamis.

Blitzkrieg 001

Pasukan diharapkan dapat menusuk jauh ke dalam pertahanan lawan dan menghancurkan garis lini pertahanan dari belakang, atau setidaknya memutus rantai suplai pasukan sehingga pasukan di garis depan akan terpencil. Pertempuran dinamis akan menghindarkan pasukan yang saling terpaku pada pertempuran statis di parit2 seperti yang pernah terjadi pada Perang Dunia pertama.

Blitzkrieg adalah sebuah cara bertempur yang sangat efektif. Dengan itu, Jerman dapat menghancurkan negara-negara di sekitarnya hanya dalam hitungan hari, bahkan minggu. Ratusan ribu pasukan lawan dihancurkan dengan kerugian yang sangat minim di sisi Jerman sendiri. Namun, benarkah mistis doktrin blitzkrieg itu memang tepat adanya? Apakah Jendral-jendral yang ada di balik Blitzkrieg seperti Von Manstein, Franz Halder, maupun Guderian benar-benar telah menciptakan sebuah perang mobile yang jenius?

Sebelum menjawab pertanyaan diatas, marilah kita tilik sebentar kondisi Jerman Pasca Perang Dunia Pertama atau yang waktu itu disebut sebagai The Great War. Di dalam Perjanjian Versailles, militer Jerman personelnya dibatasi hanya dalam jumlah 100,000 orang. Sebuah ukuran yang sangat kecil di Eropa waktu itu jika dibandingkan dengan negara-negara besar lainnya. Karena itulah, militer Jerman mengembangkan sebuah strategi militer yang diharapkan dapat menutupi kekurangan jumlah personel itu.

Continue reading →

Pertempuran Penting Di Perang Dunia 2 Yang Mungkin Belum Anda Tahu

Perang Dunia Dua adalah perang paling berdarah di dalam sejarah manusia. Petempuran yang berlangsung dari tahun 1939 sampai tahun 1945  membunuh lebih dari 60 juta nyawa di seluruh dunia. Dalam waktu kurang lebih lima tahun, banyak sekali pertempuran yang terjadi. Sebagian pertempuran itu begitu terkenal sehingga tidak jarang diangkat ke layar lebar. Anda mungkin mengenal Pendaratan Normandy, Perang Tank Kursk, Pearl Harbour, Midway, atau Pertempuran Stalingrad. Namun disamping pertempuran-pertempuran besar tersebut, terdapat beberapa pertempuran yang mungkin dapat dikategorikan kelas menegah, namun cukup menentukan jalannya perang. Berikut beberapa list pertempuran-pertempuran Perang Dunia 2 yang kami anggap penting yang mungkin tidak anda ketahui sebelumnya:

Pertempuran Yunani (April 1941)

Pertempuran Yunani memang terbilang singkat, pertempuran itu berlangsung hanya kurang lebih 3 minggu lamanya dari 6 – 30 April 1941. Dengan catatan, itu adalah waktu ketika Jerman ikut campur di dalam pertempuran di negeri para dewa. Pertempuran Yunani vs Italia sebenarnya dimulai sejak November 1940 dengan capaian yang awalnya cukup menggembirakan bagi Italia. Namun sayang, para keturunan Legiun Romawi itu rupanya harus mengakui ketangguhan ksatria Hellenic. Sampai pada Maret 1941, Italia bahkan harus mundur berpuluh-puluh kilometer hingga pedalaman Albania.

Divisi Panzer Jerman di YunaniPanzer III Jerman dalam Penyerbuan Yunani

Hitler sendiri murka ketika Musolini memutuskan untuk menyerbu Yunani di November 1940. Alasannya, ia sendiri sedang sibuk untuk mempersiapkan invasi ke Russia yang dijadwalkan pada awal musim panas tahun 1941. Dan pertempuran di Yunani akan berdampak besar jika Inggris sampai ikut campur. Ketakutan Hitler itu ternyata bukan tanpa dasar. Terbukti, Inggris benar-benar menurunkan 62,612 orang di Yunani hingga akhir April 1941. Jika saja Jerman tidak bertindak cepat kala itu, Yunani dapat menjadi batu pijakan sekutu untuk kembali merebut Eropa lewat jalur selatan.

Jerman mengerahkan 630,000 orang dan 1,200 tank ke Yunani untuk merebut negara itu sebelum sempat diperkuat lebih jauh oleh Sekutu. Akibatnya, operasi Barbarossa-pun yang bertujuan menyerbu Soviet harus tertunda 3 bulan lamanya, dari April sampai Juli 1941. Mungkin anda bertanya, apa pengaruhnya sebuah operasi militer yang tertunda 3 bulan? Untuk situasi di tanah Rusia, waktu 3 bulan adalah segalanya.

Continue reading →

Manusia Akan Musnah 100 Tahun Lagi?

“Kapan kiamat terjadi?” barangkali sudah menjadi bahan pembicaraan manusia selama berabad-abad silam. Berbagai versi bermunculan, di berbagai bangsa dan juga agama. Namun baru akhir-akhir ini, manusia memprediksi bahwa ia yang akan menciptakan kiamatnya sendiri. Dan kiamat yang menanti manusia, justru muncul dari kekuatan yang telah manusia bangun untuk menaklukan alam.

Pulai Easter - Sebuah Pulau Yang Dapat Mencerminkan Bumi 100 Tahun Lagi

Sebuah pembahasan menarik yang dikemukakan oleh Professor Frank Fenner menjelaskan bahwa, manusia kemungkinan akan musnah dalam waktu dekat. Hitungannya bahkan tidak lebih dari 100 tahun lamanya. Berikut kutipan singkat pembahasan yang dimuat dalam physorg.com:

(PhysOrg.com) — Eminent Australian scientist Professor Frank Fenner, who helped to wipe out smallpox, predicts humans will probably be extinct within 100 years, because of overpopulation, environmental destruction and climate change.

Fenner, who is emeritus professor of microbiology at the Australian National University (ANU) in Canberra, said homo sapiens will not be able to survive the population explosion and “unbridled consumption,” and will become extinct, perhaps within a century, along with many other species. United Nations official figures from last year estimate the human population is 6.8 billion, and is predicted to pass seven billion next year.

Fenner told The Australian he tries not to express his pessimism because people are trying to do something, but keep putting it off. He said he believes the situation is irreversible, and it is too late because the effects we have had on Earth since industrialization (a period now known to scientists unofficially as the Anthropocene) rivals any effects of ice ages or comet impacts.

Continue reading →

Bagaimana Jika Jepang Tidak Menyerang Pearl Harbour di Tahun 1941

Kita semua tahu bahwa pada 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat di Pasifik. Pangkalan yang terkenal dengan nama Pearl Harbour ini menjadi titik dimana Amerika Serikat yang kala itu lebih memilih menjauhkan diri dari konflik Eropa, akhirnya memilih untuk menceburkan diri di dalam peperangan paling berdarah di dalam sejarah. Sebuah keputusan yang kelak merubah negara yang tadinya kalut dalam krisis ekonomi, menjadi kekuatan nomor satu di dunia.

Pearl Harbour

Namun bagaimana jika Jepang tidak mempunyai keinginan untuk menyerang Amerika? Apakah negara Amerika itu juga akan tetap ikut dalam kancah peperangan melawan kekuatan Axis? Dan apakah Jepang juga akan menelan kekalahan seperti yang terjadi di tahun 1945?

Berikut merupakan beberapa skenario yang mungkin dapat terjadi. Meskipun skenario ini bukanlah sebuah studi ilmiah, namun beberapa saya ambil dari literatur, simulasi perang dengan RTS, dan mungkin sedikit imajinasi.

Pertama, Amerika masih tetap akan berperang. Publik Amerika memang menolak keras keikutsertaan mereka dalam kancah Perang Eropa, namun seiring berjalannya waktu, Amerika akan tetap terjun ke perang itu. Seperti apa yang terjadi pada Perang Dunia Pertama. Dalam tahun 1940 – 1941 saja, ratusan ribu ton peralatan perang dikirim dari Amerika ke Inggris dengan convoy armada. Convoy ini berpotensi akan menyulut api peperangan karena U-boat tidak akan segan-segan untuk menghajar iring-iringan kapal yang memang menjadi sasaran tembak mereka.

Continue reading →