Bagaimana Dengan Perang Dunia 3?

Perang Dunia 2 adalah salah satu perang paling berdarah dalam sejarah manusia. Jutaan orang tewas baik akibat dampak langsung maupun tidak langsung dari perang tersebut. Sebuah perang yang benar-benar mengerikan, baik dari sisi skala maupun intensitas pertempurannya. Perang Dunia 2 bisa disebut sebagai satu rangkaian perang dengan Perang Dunia 1 atau Weltkrieg atau Great War. Perang yang menentukan garis batas dan tatanan politik modern.

Parade Militer Russia (Victory Parade) Yang Selalu Diadakan Dengan Meriah

Sebelum Perang Dunia 1, perang adalah cara yang diterima secara konsensus ketika diplomasi antara dua entitas negara tidak mampu lagi untuk berjalan. Horror dan korban dari Perang Dunia 1 membuat tren peperangan sempat menurun, namun tidak untuk waktu yang lama. Penyerbuan Jepang ke Manchuria, aneksasi Italia ke Ethiopia, dan Perang Saudara di Spanyol adalah preseden Perang Dunia 2. Beberapa pendapat bahkan memasukannya sebagai runtutan tak terpisahkan dari perang besar tersebut.

Perang Modern adalah perang secara total, garis depan tidak lagi suatu ladang yang berada jauh dari perumahan penduduk. Bagian terpencil dari sebuah negara yang sedang bertempur tidak dapat luput dari dampak pertempuran. Pemboman oleh pesawat terbang, atau pembuatan roket-roket (seperti V1 dan V2) pada Perang Dunia 2 adalah contohnya. Mereka dapat menjangkau ribuan kilometer jauhnya dari medan pertempuran garis depan. Menghancurkan suplai di garis belakang, lumbung-lumbung pangan, atau sekedar membuat moral dari penduduk negara hancur luluh.

Continue reading →

Hobi Koleksi Diecast Militer

Hobi diecast barangkali telah cukup lama dikenal di Indonesia. Penggemarnya ada mulai dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Dari mulai model mobil sampai kapal terbang, dari mulai yang klasik hingga modern, semua  mempunyai pangsa pasarnya tersendiri. Mulai dari yang harganya paling murah hingga puluhan juta rupiah.

Panzer V Panther – Salah satu koleks diecast militer pertama saya

Saya sendiri walaupun belum menjadi profesional kelektor tapi cukup mempunyai koleksi diecast. Dan koleksi diecast yang saya kumpulkan adalah diecast dengan jenis militer. Lebih spesifik lagi militer Perang Dunia ke Dua, mulai dari panzer, pesawat terbang, dan saya harap nantinya juga kapal perang. Mengapa diecast militer yang saya kumpulkan dan bukan diecast mobil hot wheels seperti yang biasa orang kumpulkan?

Well, jika anda pernah mengunjungi blog saya sebelumnya, anda barangkali tahu jawabannya. Saya memang penggemar berat sejarah militer, khususnya Perang Dunia 2. Perang itu saya anggap mempunyai tingkat kompleksitas yang tinggi dan tak ada habisnya jika dipelajari. Tak heran mengapa Perang Dunia 2 bisa dibilang adalah perang yang paling banyak diadaptasi dalam novel, film, maupun dokumenter.

Continue reading →

The Real Story of 300 Sparta

Di dalam kisah klasik yang diangkat ke layar lebar beberapa tahun yang lalu. Kita mendengar sebuah cerita yang menarik untuk di diikuti. Cerita tentang tiga ratus tentara Sparta, sebuah Polis atau negara kota kecil di selatan semenanjung Yunani, yang berjuang untuk menghalau invasi Kekaisaran Persia. Tiga ratus tentara Sparta yang dipimpin oleh Leonidas itu menantang kekuatan Persia yang berjumlah tiga ratus ribu tentara (ada versi yang mengatakan 2 juta tentara) di sebuah celah sempit di Utara Yunani bernama Thermopyla. Keseluruhan dari tiga ratus tentara Sparta itu tewas setelah berhasil mempertahankan celah Thermopyla selama beberapa hari dan membunuh ribuan tentara Persia. Membuat Kaisar Persia itu jirih untuk melanjutkan invasinya ke Yunani dan lebih memilih untuk pulang ke negerinya.

Leonidas di Thermophylae Dilukis oleh Jacques-Louis David (1814)

Ketika kita mendengar kisah semacam ini, siapapun pasti bertanya, bagaimana mungkin tiga ratus prajurit mampu menahan sebuah kekuatan yang berjumlah seribu kali lipat dibandingkan dengan dirinya. Apakah kisah itu hanya isapan jempol semata, sebuah kisah yang dilebih-lebihkan bahkan sebuah kisah mitos yang tidak nyata? Jawabannya bisa ya maupun tidak. Ya bahwa kisah itu memang benar-benar terjadi sekitar tahun 480SM. Namun tidak jika kita mengganggap bahwa seluruh kisah tersebut otentik. Mari kita telaah satu persatu.

Continue reading →

Perang Dunia 2 Menyebabkan Global Warming?

Judul yang saya tulis diatas mungkin sedikit konyol dan barangkali salah kaprah. Tapi well ya, ini adalah blog, dan asalkan tulisan saya tidak menyinggung atau melukai banyak orang, barangkali tetap sah-sah saja dituliskan. Global Warming seperti yang sudah kita ketahui bersama adalah ancaman yang nyata. Ia bukan sebuah teori atau ancaman yang baru datang beberapa puluh tahun lagi. Global Warming sedang terjadi sekarang ini dan jika kita tidak mencegahnya maka dunia yang kita cintai ini akan hancur.

nasa-global-warming-data

Lalu apa hubungannya Global Warming dengan Perang Dunia 2? Perang Dunia 2 boleh dibilang adalah perang industri. Pada posting saya sebelumnya, saya membahas bahwa perang tersebut tidak semata-mata dimenangkan di garis depan. Perang tersebut membutuhkan banyak sekali resource dan kemampuan industri untuk menghasilkan senjata yang dibutuhkan di garis depan. Memang pada Perang Dunia 1, kita sudah melihat awal dari perang modern. Namun Perang Dunia 2 levelnya jauh lebih besar dan luas dibandingkan dengan perang-perang sebelumnya.

Continue reading →

Review Game: Hearts of Iron IV

Hearts of Iron boleh dibilang merupakan seri Game Simulasi Perang Dunia ke 2 yang paling kompleks dan paling realistis. Game ini tidak mengedepankan action seperti kebanyakan game bertema perang dunia lainnya. Game ini lebih mengedepankan penyusunan strategi dan analisa situasi. Mirip dengan permainan catur sebenarnya, namun dengan aspek yang lebih luas dan lebih nyata.

hearts-of-iron-iv-logo

Hearts of Iron IV pada dasarnya mempunyai gameplay yang mirip dengan pendahulunya. Pemain diharuskan untuk memilih salah satu negara yang berkancah dalam Perang Dunia 2. Setelah itu pemain diharuskan untuk membangun militer, diplomasi, perdagangan, riset, dan peperangan. Entah itu sesuai dengan jalannya sejarah, atau membuat sesuatu yang jauh dari skenario masa lalu.

Hal pertama yang begitu membedakan antara Hearts of Iron IV dengan pendahulunya adalah masalah production. Jika pada generasi sebelumnya, produksi militer didasarkan pada IC (Industrial Capacity). Maka pada HOI IV, produksi militer dibagi menjadi dua, military factory dan dockyard. Saya sendiri pernah membayangkan jika paradox membuat pembagian antara industri militer biasa dengan perkapalan, karena memang kedua industri itu jauh latar belakangnya. Dan ternyata dalam Hearts of Iron IV, paradox benar-benar melakukannya, awesome!

Continue reading →