Cara Meningkatkan Pengunjung Blog Secara Teratur

Dewasa ini, terdapat berbagai cara untuk meningkatkan rating dan popularitas sebuah blog. Ada yang menggunakan SEO (Search Engine Optimation) dengan membayar beberapa rupiah kepada sebuah perusahaan tertentu. Ada juga yang melakukannya dengan membuat semacam robot pengunjung. Ada juga yang melakukan cara-cara kreatif lain.

Anindita Saktiaji - Blog

Namun, sebenarnya tidaklah susah jika ingin blog kita sering dikunjungi secara rutin oleh penguna internet. Beberapa cara mudah yang dapat digunakan untuk mempertahankan pengunjung blog secara kontinyu antara lain:

1. Berikan gambar pada tiap masing-masing posting di blog

Gambar memberikan kesan tersendiri pada ilustrasi sebuah posting di blog. Selain itu, gambar cukup mudah untuk masuk kepada indeks pencarian google. Terutama pencarian khusus pada sebuah gambar tertentu. Dalam blog yang saya buat ini, pengunjung blog yang berasal dari pencarian gambar mencapai lebih dari 30% (hingga saat ini). Hal tersebut berarti bahwa gambar memberikan peran yang signifikan terhadap tingkat popularitas sebuah blog

Continue reading →

Perlunya Pengembangan Manajemen Sistem Informasi yang Mampu Membantu Pengambilan Keputusan Militer

Perkembangan Teknologi Informasi begitu pesat dan telah merambah berbagai aspek kehidupan. Urusan perkantoran (administrasi) adalah bidang yang pertama kali memperoleh dampak dari berkembangnya teknologi ini. Pada era 80an, mulai terjadi transisi dimana computer yang menjadi landasan berkembangnya teknologi informasi semakin digunakan luas di berbagai instansi. Komputer menggeser berbagai macam peralatar perkantoran konvensional yang telah digunakan di bidang itu selama berpuluh-puluh tahun lamanya. Bidang komunikasi menempati urutan kedua, dimana computer dengan berbagai macam jaringannya semakin melakukan penetrasi ke dalam sehingga mulai menggerser system surat menyurat dan berbagai kegiatan lainnya menyangkut komunikasi konvensional. Hal tersebut menjadi sebuah terobosan besar dimana arus informasi semakin cepat dalam beredar.

Anindita Saktiaji - Military IT

Web adalah salah satu hasil teknologi informasi yang luar biasa. Ia adalah penyebar informasi paling massive di dunia saat ini. Ia juga menjadi sebuah teknologi yang mampu mengakomodasi berbagai macam kebutuhan akan informasi di seluruh dunia. Sebuah tonggak di dunia maya yang akan menjadikan setiap orang dapat bertukar pikiran, berbagi informasi dan data secara bebas tanpa ada sebuah regulasi keras membatasi. Namun seberapa efektif penggunaan web sebagai sarana informasi? Itu telah menjadi pokok bahasan selama lebih dari 20 tahun terakhir.


Web Sebagai Media Manajemen Sistem Informasi

Web sebagai sarana penyedia informasi telah kita bahas dalam bab pendahuluan sebelumnya. Sekarang kita beranjak pada pembahasan bagaimana web mampu menjadi sarana manajemen system informasi demi berbagai tujuan.

Web sebagai sarana manajemen system informasi berkaitan erat dengan kemampuannya menyediakan informasi, baik itu informasi yang digunakan untuk publik maupun hanya untuk kalangan tertentu (private). Web sebagai sarana manajemen sistem informasi artinya sebuah web tidak hanya berlaku sebagai penyedia sebuah informasi, namun juga mampu mengolah (melakukan edit, tambah atau mengurangi informasi) serta mampu menjadi sarana untuk melakukan pemeliharaan, manajemen pengembangan sistem tanpa mengabaikan unsur user interface yang memudahkan pengguna dalam memanfaatkan sistem sebaik-baiknya.

Pemanfaatan web sebagai sarana manajemen sistem informasi telah dikenal luas dan bahkan menjadi mata kuliah pengajaran pokok di berbagai universitas di Indonesia. Berbagai aplikasi juga telah dibuat berdasarkan konsep ini. Bahkan beberapa CMS (Content Manajemen System) telah banyak tersebar dan mudah digunakan dalam membuat sebuah web yang mampu menyediakan sebuah informasi di satu sisi, namun mudah pula dalam memanajemen berbagai informasi yang telah ada di dalamnya.

Continue reading →

Sang Presiden

Sebentar lagi, Indonesia akan kembali memilih pemimpin baru. Beberapa nama kandidat sudah bertebaran dan prediksi sudah dijalankan. Pemimpin yang baru ini nantinya akan mengarahkan dua ratus juta lebih manusia Indonesia yang multi kultur, multi agama, multi keyakinan, dan multi pandangan. Barangkali, tidak ada negara manapun di dunia ini yang mempunyai tingkat kompleksitas sosial sebesar dan sedalam negera kita. Menyatukan masyarakat yang kompleks tersebut adalah tugas yang begitu sulit. Tugas yang belum pernah sepenuhnya berhasil dilaksanakan oleh Presiden-Presiden Indonesia sebelumnya. Meskipun mereka adalah Sukarno maupun Suharto.

Anindita Saktiaji - Presiden Indonesia

Menjadi Presiden di negara seperti tempat kita tinggal tidak hanya membutuhkan kecerdasan lebih saja. Tidak juga seseorang yang mempunyai kemauan yang kuat ataupun kerja keras yang maksimal. Tidak juga dengan kombinasi ketiga-tiganya.

Masyarakat negara kita membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cerdas, mempunyai kemauan dan pekerja keras, namun juga pemimpin yang dapat menjadi sosok ‘Bapak’. Indonesia adalah bangsa yang relatif baru terbentuk setelah negara ini merdeka. Sebelumnya, kita tidak pernah sadar bahwa kita bisa menyatukan kekuatan kita, kecuali segelintir kelompok-kelompok pergerakan nasional yang di kemudian hari menjadi bibit bagi pendirian bangsa.

Sosok seorang pemimpin yang berwatak kebapakan, orang yang mampu memberikan contoh, bukan orang yang mampu memerintah saja adalah sosok yang begitu ideal bagi bangsa Indonesia ini. Mengapa? Karena kebanyakan dari bangsa ini masih belum tahu arah dan tujuan bersama sebagai sebuah bangsa.

Continue reading →

Knowledge vs Wisdom

Apa yang kita tahu adalah apa yang telah menjadi pengalaman, pelajari, dan hayati. Namun terkadang, kita tidak perlu mengetahui sesuatu untuk mendapatkan jawaban akan sebuah pertanyaan. Masing-masing menusia mempunyai dua sisi pemikiran, satu yang dilatarbelakangi oleh knowledge atau pengetahuan dan satu lagi yang di latarbelakangi oleh wisdom. Keduanya secara otomatis tertanam pada diri kita, sejalan dengan perjalanan hidup yang terus bertambah.

Anindita Saktiaji - Knowledge Wisdom

Kita tidak tahu, kapan kita akan membutuhkan knowledge maupun wisdom. Keduanya akan bekerja secara simultan untukmemecahkan segala kesulitan yang menghadang di depan mata. Terkadang, tanpa sadar kita telah menggunakan keduanya, namun terkadang pula, dengan sengaja kita meninggalkannya. Contohnya ketika anda mengacuhkan penderitaan orang lain, apakah anda ketika itu sedang menggunakan pengetahuan (knwoledge) maupun wisdom (kebijaksanaan) anda?

Ada sebuah quotes yang menyatakan bahwa “knowledge speaks but wisdom listens” oleh Jimi Hendrix, seorang musisi. Quotes cukup menarik untuk diperhatikan, karena ia mendefinisikan dengan jelas apa yang dimaksud dengan knowledge dan apa yang dimaksud dengan wisdom. Orang yang mempunyai pengetahuan yang baik, maka ia akan dengan mudah mengutarakan pengetahuannya tersebut (walaupun terkadang orang lain sulit untuk mengertinya). Namun jika seseorang mempunyai wisdom yang baik, maka ia akan lebih mampu untuk mendengarkan apa yang orang lain katakan kepadanya.

Continue reading →

Para Kaum Agnostic?

Alam adalah tempat kita lahir dan tumbuh, sebuah tempat yang begitu memukau sekaligus penuh dengan misteri. Sampai saat ini, kita belum jelas mengetahui apa itu sebenarnya alam semesta. Menurut Newton, alam semesta adalah sebuah ruangan statis, ada sebagaiamana ada sekarang ketika ia diciptakan. Sementara Einstein berpendapat bahwa alam semesta adalah sebuah ruang dan waktu yang merupakan satu kesatuan. Sedangkan, ilmuwan sekarang mengganggap bahwa alam semesta itu seperti sebuah getaran senar atau membran yang melintang diantara dimensi, suatu teori yang nantinya disebut sebagai “String Theory.”

Agnostic

Dalam agama, seseorang cenderung melihat bahwa alam semesta adalah bentukan dari Tuhan, titik dan itu final. Orang yang percaya terhadap doktrin seperti ini cenderung untuk tidak mempercayai bahwa bisa saja alam semesta ini tumbuh dan berkembang sesuai dengan waktu. Namun, ada kalanya juga, seorang religius seperti¬†Georges Lema√ģtre justru mengajukan sebuah proposal yang nantinya berkembang menjadi teori Big Bang. Sebuah teori yang justru bagi banyak orang membuktikan bahwa keberadaan alam semesta tidak membutuhkan campur tangan Tuhan untuk terbentuk.

Baik menjadi seorang atheis maupun religius bukanlah sebuah tolak ukur yang mampu mendefinisikan apakah seseorang akan dapat mencari arah kebenaran dari fenomena alam semesta ataupun tidak. Justru sekarang banyak dari ilmuwan yang menyatakan dirinya bukanlah seorang atheist. Padahal dahulu, atheisme sangat diidentikan dengan kematangan seseorang dalam berpikir rasonal. Sekarang, para ilmuwan itu lebih memilih untuk menyebut diri mereka sebagai seoarang agnostic. Yang berarti seseorang itu tidak mempercayai namun juga tidak menolak kepercayaan terhadap Tuhan.

Kaum Agnostic percaya kepada data, dan selama data hingga sejauh ini tidak membuktikan keberadaan Tuhan, maka mereka akan tetap berpendapat sesuai data yang mereka miliki. Namun, jika suatu saat mereka menemukan sebuah data yang mampu menunjukan keberadaan Tuhan, entah dalam bentuk fisik maupun matematis teori, maka mereka akan siap mempercayai bahwa Tuhan itu ada.

Continue reading →