Blog Bukanlah Paper Ilmiah

Saya kerap mendengar bahwa blog itu tidak layak digunakan sebagai referensi pada sebuah jurnal. Alasannya dari mulai tidak kompetennya penulis sampai dengan tulisan di blog dipenuhi dengan asumsi pribadi sang penulis. Tunggu dulu?! Komentar tersebut memang bukan sebuah kesalahan. Namun ada konteks dimana komentar itu sebenarnya berada pada tempat yang salah.

Blog

Pertama, blog memang bukan digunakan sebagai jurnal. Blog bertujuan sebagai sarana untuk menyalurkan pemikiran dari sang penulis. Bisa dalam bentuk kritik, sindiran, sekedar imajinasi, opini, atau ditambahi dengan sedikit bumbu-bumbu berita faktual. Jika ada blog yang menyajikan fakta ilmiah, maka itu adalah sebuah bonus dan bukan sebuah common sense.

Jadi, ketika anda menemukan sebuah artikel di blog, anda jangan langsung berasumsi bahwa tulisan itu merupakan sebuah fakta. Idealnya, blog memang tidak bertujuan untuk menuliskan sebuah runtutan cerita seperti ensiklopedia. Sehingga ia sama sekali tidak cocok untuk dijadikan rujukan penulisan karya ilmiah. Seseorang yang mencari rujukan untuk penelitian atau karya ilmiahnya dari blog, maka ia telah salah besar.

Continue reading →