Bagaimana Dengan Perang Dunia 3?

Perang Dunia 2 adalah salah satu perang paling berdarah dalam sejarah manusia. Jutaan orang tewas baik akibat dampak langsung maupun tidak langsung dari perang tersebut. Sebuah perang yang benar-benar mengerikan, baik dari sisi skala maupun intensitas pertempurannya. Perang Dunia 2 bisa disebut sebagai satu rangkaian perang dengan Perang Dunia 1 atau Weltkrieg atau Great War. Perang yang menentukan garis batas dan tatanan politik modern.

Parade Militer Russia (Victory Parade) Yang Selalu Diadakan Dengan Meriah

Sebelum Perang Dunia 1, perang adalah cara yang diterima secara konsensus ketika diplomasi antara dua entitas negara tidak mampu lagi untuk berjalan. Horror dan korban dari Perang Dunia 1 membuat tren peperangan sempat menurun, namun tidak untuk waktu yang lama. Penyerbuan Jepang ke Manchuria, aneksasi Italia ke Ethiopia, dan Perang Saudara di Spanyol adalah preseden Perang Dunia 2. Beberapa pendapat bahkan memasukannya sebagai runtutan tak terpisahkan dari perang besar tersebut.

Perang Modern adalah perang secara total, garis depan tidak lagi suatu ladang yang berada jauh dari perumahan penduduk. Bagian terpencil dari sebuah negara yang sedang bertempur tidak dapat luput dari dampak pertempuran. Pemboman oleh pesawat terbang, atau pembuatan roket-roket (seperti V1 dan V2) pada Perang Dunia 2 adalah contohnya. Mereka dapat menjangkau ribuan kilometer jauhnya dari medan pertempuran garis depan. Menghancurkan suplai di garis belakang, lumbung-lumbung pangan, atau sekedar membuat moral dari penduduk negara hancur luluh.

Continue reading →

Perang Dunia 1 vs Perang Dunia 2

Perang Dunia 1 dan Perang Dunia 2 sekilas terlihat mirip. Kedua perang itu dimainkan oleh Kekuatan besar Eropa seperti Jerman, Inggris, Perancis, Russia, dan Italia. Kekuatan baru dari seberang atlantik dan pasifik juga ikut ambil bagian seperti Amerika Serikat, Jepang, dan juga koloni-koloni Inggris seperti Australia & New Zeeland. Orang awam bahkan mengganggap kedua konflik tersebut sama. Kekuatan besar Eropa saling adu jotos dan membuktikan siapa yang terbaik diantara mareka. Namun nyatanya, kedua perang yang berselisih rentang waktu 20 tahun itu begitu berbeda. Baik secara latar belakang, maupun secara runtutan jalannya perang.

Gambaran Perang Dunia 1, Dimana Negara Central Berperang Melawan Sekutu

Perang Dunia 1 bisa dibilang adalah perang yang sudah diantisipasi semenjak lama. Otto Von Bismarck pernah memprediksikan perang itu jauh sebelum dekade 1900an. Pada waktu itu, seluruh kekuatan Eropa sedang pada masa puncak jayanya. Inggris menguasai sebagian afrika, India, malaysia, singapore dan menjadikan Australian, Canada, dan banyak kawasan kepulauan kecil sebagai koloninya. Perancis menguasai sebagian tanah di Afrika, Indochina, dan sedikit bagian di Amerika Selatan. Russia menguasai padang stepa Asia Utara yang sebelumnya didominasi Mongol. Dan Jerman yang pada waktu itu merupakan kekuatan baru di Eropa ikut ambil bagian mengiris-iris sebagian Afrika dan Papua Nugini untuk menjadi koloninya.

Pemandangan Sehari-hari Perang Dunia 1 (atas) Pasukan Infantri Menyerang dari Parit ke Parit dan Perang Dunia 2 (bawah) Pasukan Panzer Jerman di Front Russia

 

Selain menguasai banyak koloni, Eropa waktu itu sedang tumbuh dalam revolusi Industri yang pesat. Populasi negara-negara Eropa juga mengalami peningkatan yang signifikan. Ini disebabkan karena berkembangnya ilmu pengobatan dan kedokteran. Pertambahan penduduk yang cepat, dan industrialisasi menyebabkan negara-negara itu mampu memproduksi berbagai macam barang secara lebih efisien dan cepat. Dan salah satu jenis barang yang diproduksi secara cepat adalah senjata.

Continue reading →

German Tanks Stand No Chance Against Advanced Russian Tanks

This is not my original post, but since i love reading about military news and Indonesia currently purchased lot of Leopard Tanks, I’d like to share it in my blog.

Leopard vs ArmataArmata (Pic 1 above and 2 below) vs Leopard (Pic 2 above and 1 below)

German Tanks Stand No Chance Against Advanced Russian Tanks – The German Armed Forces in its current state would not be capable of repelling a hypothetical attack by Russian tanks, the German media outlet Focus reported.

Armata Vs Leopard 2: Germany’s Main Battle Tank Could Be in Trouble

According to the article, although the Bundeswehr has some of the best tanks in the world in service, their combat system is ageing and not that effective.

Actual tank projectiles of the German military are incapable of producing enough kinetic energy to hit the armor of Russia’s modern T-90 and updated T-80 machines, Focus explained.

Currently, Russia is implementing a modernization program for its tanks. The armor and weapons of T-90 tanks have been heavily upgraded since they entered service back in the 1990s. In 2017, the state-of-the-art Armata tank is scheduled to join the Russian military.

Due to a reform of its military Germany has reduced the number of Leopard-2 tanks in service to 225.

However, with the Ukrainian crisis sparking concerns in the West, German Defense Minister Ursula von der Leyen ordered to buy back 100 Leopard-2 tanks for €22 million, which were to be recycled. As a result, the total number of Leopards in the Bundeswehr reached 328.

According to German military analyst Hans Ruhle, the build-up of Germany’s armored forces is pointless as the combat system of the Leopard-2 is ineffective.

In order to increase combat effectiveness, tank shells with depleted uranium are required, the expert pointed out. However, politically this is unacceptable.

Armata: New Secrets of Russia’s ‘Future Tank’ Unveiled
Most German operational tanks are of the A-6 and A-5 series. Some 100 Leopard-2 tanks are of the A-4 series. The Leopard-2 has been in production since 1979, and has been modernized several times. According to Focus, in 2017 Germany is expected to modernize tank ammunition which will exclusively involve the A-7, the latest version of the tank. Currently, Germany has only 20 tanks of the series in operation.

Original news: sputniknews.com

Continue reading →