Sekilas Copyright, Copyleft dan Patent

Pada dasarnya permasalahan mengenai HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) telah menjadi isu penting jauh sebelum era teknologi informasi merambah dunia seperti sekarang ini. Masalah tersebut muncul karena kemungkinan terdapat beberapa orang atau kelompok yang menemukan karya yang sama, pada waktu dan tempat yang berbeda. Selain itu terdapat pula penemuan yang sudah menjadi semacam milik bersama domain public.

Copyright Copyleft

Pemunculan ide mengenai hak cipta mulai berkembang di Eropa pada abad pertengahan (age of renaissance atau age of enlightment) ketika pengetahuan dianggap sebagai mercusuar peradaban manusia dan penemu sama harumnya dengan nama-nama para jenderal yang memenangkan sebuah pertempuran bahkan lebih. Tahap selanjutnya terjadi pada akhir abad ke-18 (industrial revolution) sehingga kebutuhan akan pengakuan terhadap hak kekayaan intelektual semakin dirasa penting.

Copyright (Hak Cipta)

Copyright atau dalam bahasa Indoensia sering didefinisikan sebagai hak cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak hasil kreasinya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku (Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta & Part II Section 2 (Article 15 to Article 21) of the TRIPS).

Continue reading →